BALIKPAPAN – Guna memastikan seluruh program kerja dan pengelolaan aset berjalan dengan tertib, transparan, dan terstruktur, Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP) di bawah naungan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Baru Ilir menggelar rapat koordinasi strategis pada Sabtu, 18 April 2026.
Bertempat di Sekretariat LPM Baru Ilir, agenda utama dalam pertemuan ini adalah pembahasan dan penyusunan draf Anggaran Rumah Tangga (ART) KPP. Aturan internal ini sangat krusial sebagai pedoman dasar operasional, terutama dalam mengatur hak dan kewajiban warga pemanfaat, tata tertib Mekanisme Pengelolaan Sarana dan Prasarana LPM Baru Ilir, hingga transparansi pengelolaan kas keuangan KPP LPM Baru Ilir.
Rapat ini dihadiri secara penuh oleh seluruh jajaran pengurus KPP LPM Baru Ilir. Sebagai bentuk dukungan dan pendampingan kelembagaan yang melekat, unsur pimpinan LPM Baru Ilir juga turut hadir mengawal jalannya musyawarah, yang terdiri dari Wakil Ketua LPM, Sekretaris LPM Eko Kartono, beserta Bendahara LPM Baru Ilir.
Dalam forum musyawarah tersebut, seluruh poin ART dibahas secara mendetail. Fokus utama ditekankan pada skema pembiayaan operasional yang bersumber dari swadaya masyarakat, serta komitmen pengurus dalam melakukan pemeliharaan sarana prasarana (Sarpas) agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.
Disusunnya Anggaran Rumah Tangga ini menjadi bukti keseriusan KPP dan LPM Baru Ilir dalam membangun tata kelola kelembagaan yang profesional. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperlancar operasional penanganan sampah di tingkat RT dan kelurahan, tetapi juga menjadi fondasi kuat yang mendukung visi Clean, Green, and Healthy (CGH) dan berdampak positif bagi kebersihan di seluruh 6 kecamatan se-Kota Balikpapan.
