LPM Baru Ilir Bertolak ke Yogyakarta, Gabungkan Kekuatan Lintas Sektor dalam Rangka Bimtek Peningkatan Kapasitas

6 - 9 November 2025

Balikpapan, 6 November 2025 – Rombongan besar dari Kelurahan Baru Ilir dan Kecamatan Balikpapan Barat hari ini secara resmi bertolak menuju Yogyakarta untuk melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) LPM yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 6 hingga 9 November 2025.

Keberangkatan ini menandai komitmen kuat untuk meningkatkan kapasitas pengurus LPM melalui studi banding dan pelatihan di luar daerah. Rombongan ini tidak hanya terdiri dari Pengurus LPM Baru Ilir, tetapi juga mencakup perwakilan penting dari unsur pemerintah dan keamanan.

Sinergi Lintas Sektor

Kegiatan Bimtek ini menjadi istimewa karena melibatkan sinergi yang komprehensif dari berbagai pilar di wilayah Balikpapan Barat. Para peserta yang turut serta dalam perjalanan ini antara lain:

  • Pengurus LPM Kelurahan Baru Ilir

  • Staf Kelurahan Baru Ilir

  • Camat Balikpapan Barat, Bapak Erwin, beserta Staf

  • Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Baru Ilir

Perjalanan dan keseluruhan kegiatan Bimtek ini dipimpin langsung oleh Ketua LPM Kelurahan Baru Ilir, Bapak Taufik Qul Rahman.

Target Peningkatan Kapasitas

Bimtek yang dilaksanakan di Yogyakarta dipilih sebagai lokasi strategis karena kota tersebut dikenal memiliki praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan berbasis masyarakat dan pengembangan potensi lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk:

  1. Studi Banding: Menggali praktik-praktik sukses LPM dan lembaga masyarakat lain di Yogyakarta.

  2. Peningkatan Wawasan: Memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru terkait pengelolaan program pemberdayaan dan pengembangan ekonomi lokal.

  3. Memperkuat Kolaborasi: Meningkatkan soliditas dan sinergi antara LPM, Kelurahan, Kecamatan, serta unsur keamanan (Babinsa dan Bhabinkamtibmas) dalam merencanakan dan menjalankan program di Balikpapan Barat.

Camat Balikpapan Barat, Bapak Erwin, menyampaikan dukungan penuhnya atas inisiatif ini. “Kehadiran kami dari pihak Kecamatan dan Kelurahan, didampingi unsur keamanan, menunjukkan keseriusan kami dalam membangun kemitraan yang kuat. Harapannya, ilmu yang didapat di Jogja dapat segera diimplementasikan untuk kemajuan Balikpapan Barat, khususnya Kelurahan Baru Ilir,” ujarnya sebelum keberangkatan.

Dengan semangat yang tinggi, rombongan LPM Kelurahan Baru Ilir berharap dapat membawa pulang ide-ide segar dan model-model pemberdayaan yang inovatif untuk diterapkan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Baru Ilir.

Hari Pertama di Jogja

6 November 2025

Hari Pertama Bimtek di Jogja: LPM Baru Ilir Perkaya Wawasan Pengelolaan Sampah dan Ekonomi Kreatif

Yogyakarta, 6 November 2025 – Rombongan Bimbingan Teknis (Bimtek) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan, memulai hari pertama kegiatan mereka di Yogyakarta hari ini. Acara dibuka secara resmi dan langsung diisi dengan sesi materi yang intensif dan inspiratif.

Kegiatan Bimtek hari pertama dilaksanakan di Ballroom Hotel Khas Tugu Jogja, menghadirkan narasumber utama dari Dinas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Yogyakarta.

 

Fokus Materi: Inovasi Ekonomi dan Lingkungan

 

Sesi Bimtek berfokus pada tiga pilar utama yang sangat relevan dengan upaya pemberdayaan masyarakat dan lingkungan di Kelurahan Baru Ilir, yaitu:

  1. Program Inkubasi Bisnis KRIDA: Narasumber memaparkan secara mendalam tentang program Inkubasi Bisnis KRIDA, yaitu strategi yang diterapkan oleh Pemkot Yogyakarta untuk mencetak wirausaha baru dan mendorong pertumbuhan UMKM agar naik kelas. Materi ini memberikan gambaran konkret tentang bagaimana LPM dapat memfasilitasi inkubasi bisnis di tingkat kelurahan.

  2. Daur Ulang Sampah: Materi ini membahas praktik terbaik dan model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang sukses di Yogyakarta, termasuk teknik daur ulang inovatif yang dapat menghasilkan nilai ekonomi. Hal ini sejalan dengan program Clean, Green and Healthy (CGH) yang baru saja meraih penghargaan oleh LPM Baru Ilir.

  3. Konsep Inovasi “Gandeng Gendong”: Konsep kolaborasi unik ini menjadi sorotan utama. “Gandeng Gendong” adalah filosofi pembangunan di Jogja yang menekankan kerja sama antara pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat untuk menyelesaikan masalah secara bersama-sama. Konsep ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi LPM Baru Ilir dalam merajut kemitraan yang lebih luas di Balikpapan.

 

 

Hari Kedua

Penyampaian Materi tentang Digitalisasi Marketing yang disampaikan oleh ibu Wiwit AB

Kunjungan ke tempat Industri Bakpia

City Tour

Prambanan

Hari Ketiga

Borobudur

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *